https://toraja.times.co.id/
Berita

Perkuat Ekonomi Akar Rumput, Plt Bupati Ponorogo Instruksikan BPD Kawal Kopdes Merah Putih

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:24
Perkuat Ekonomi Akar Rumput, Plt Bupati Ponorogo Instruksikan BPD Kawal Kopdes Merah Putih Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita usai menghadiri sarasehan ABPEDNAS (Foto: Nuryasin/TIMES Indonesia)

TIMES TORAJA, PONOROGO – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita memberikan penekanan khusus terhadap penguatan ekonomi desa melalui jalur koperasi.

Hal ini ditegaskannya saat menghadiri agenda Sarasehan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) yang digelar di Ruang Paripurna Gedung DPRD Ponorogo, Selasa (20/1/2026).

​Dalam kesempatan tersebut, Lisdyarita mengajak seluruh anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Ponorogo untuk berperan aktif dalam mengawal dan menghidupkan Koperasi Desa Merah Putih.

Menurutnya, BPD memiliki posisi strategis sebagai pengawas sekaligus mitra pemerintah desa dalam memastikan program ekonomi berjalan tepat sasaran.

​Sinergi BPD dan Koperasi Desa

​Lisdyarita menilai bahwa Koperasi Desa Merah Putih bukan sekadar lembaga keuangan, melainkan simbol kemandirian ekonomi desa.

Oleh karena itu, kehadiran BPD sangat diperlukan untuk memastikan tata kelola koperasi tersebut berjalan transparan dan akuntabel.

"BPD adalah mitra strategis. Saya berharap rekan-rekan BPD tidak hanya fokus pada pengawasan administratif desa, tetapi juga ikut mengawal bagaimana Koperasi Desa Merah Putih ini bisa benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi warga," ujar Lisdyarita di depan pengurus ABPEDNAS

Plt-Bupati-Ponorogo-Lisdyarita-2.jpg

​Usai kegiatan sarasehan, kepada wartawan, Lisdyarita membeberkan harapannya secara lebih detail mengenai arah kebijakan ekonomi desa di Ponorogo. 

​"Hari ini saya sampaikan dalam sarasehan ABPEDNAS, bahwa kita punya tanggung jawab besar untuk membangkitkan ekonomi dari desa," ucapnya.

Ia put mengaku meminta secara khusus kepada seluruh anggota BPD untuk bersama-sama mengawal Koperasi Desa Merah Putih. Koperasi ini adalah milik warga, dari warga, dan untuk warga.

​"Tugas BPD adalah memastikan bahwa koperasi ini dikelola dengan sehat. Jangan sampai hanya papan nama saja," tegas Lisdyarita.

"Koperasi harus mampu menyerap potensi lokal, memberikan akses modal yang mudah bagi UMKM desa, dan memutus rantai ketergantungan masyarakat terhadap pinjaman ilegal yang memberatkan," sambungnya

Menurutnya,​jika BPD dan pemerintah desa bersinergi mengawal ini, saya optimis Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi pilar utama dalam mewujudkan Ponorogo yang lebih mandiri secara ekonomi.

"Kita mulai dari desa, karena desa adalah fondasi kekuatan daerah kita," tukas Lisdyarita.

​Kegiatan sarasehan ini menjadi momentum bagi ABPEDNAS Ponorogo untuk menyamakan persepsi mengenai arah pembangunan daerah.

Selain masalah koperasi, dalam forum tersebut juga dibahas mengenai peningkatan kapasitas SDM anggota BPD agar lebih lincah dalam merespons dinamika pembangunan di era digital.

Dengan adanya pengawalan ketat dari BPD, diharapkan Koperasi Desa Merah Putih dapat tumbuh menjadi institusi yang kuat, mampu mengelola dana desa secara produktif, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata di Bumi Reog. (*)

Pewarta : M. Marhaban
Editor : Ronny Wicaksono
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Toraja just now

Welcome to TIMES Toraja

TIMES Toraja is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.